Monday, July 4, 2011

~Jembatan Permata~

Hamparan sawah padi menguning,
Ratusan burung kecil mencumbui angin senja.
Jalan kota ibu tak lagi kulalui.
Hanya angan terus membayang.
Bukan sawah padi,
Bukan burung kecil,
Bukan jalan kota ibu.

Tapi jembatan itu…

Pertama kali ku menatap permata.
Ratusan kenangan mencumbui angin senja.
Jembatan kota ibu tak lagi kulalui
Hanya keindahan terus membayang
Bukan pendar sinarnya,
Bukan pepat wujudnya,
Bukan jembatan kota ibu.

Tapi... mata seindah permata.

(Gandarumesihratna)